Akses Raspberry Pi Menggunakan Remote SSH

Akses Raspberry Pi Menggunakan Remote SSH

Pada postingan sebelumnya, kita sudah berhasil melakukan Instalasi Arch Linux ARM Pada Raspberry Pi. Sekarang kita akan mencoba melakukan remote raspberry pi menggunakan SSH. Apa itu SSH?

Secure Shell (SSH) is a network protocol that allows data to be exchanged over a secure channel between two computers. Encryption provides confidentiality and integrity of data. SSH uses public-key cryptography to authenticate the remote computer and allow the remote computer to authenticate the user, if necessary.— ArchLinux Wiki

SSH (Secure Shell) merupakan protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui channel yang aman antara dua komputer. SSH menerapkan enkripsi data yang dapat memberikan jaminan kerahasiaan serta keutuhan data yang akan dipertukarkan. SSH menggunakan kriptografi kunci publik untuk membuktikan komputer remote dan mengijinkan komputer remote untuk membuktikan si pengguna jika diperlukan. Pembuktian ini dilakukan agar identitas si komputer remote dengan identitas si pengguna adalah benar bahwa mereka yang akan melakukan pertukaran data ke komputer tujuan (komputer yang akan diremote).

Hal yang perlu dilakukan sebelum kita melakukan remote ke raspberry pi adalah username, password dan alamat ip host raspberry pi. Secara default, username dan password raspberry pi yang terinstall OS arch linux ARM adalah root sedangkan host-nya bernama alarmpi (arch linux arm pi, #ithink :cool).

Lantas apa alamat ip-nya??  :confused:

Ternyata pada OS ini, ip address sudah di set dhcp client yang artinya port ethernet akan mendapatkan ip secara otomatis apabila terhubung ke dhcp server. Selanjutnya, hubungkan Raspberry Pi ke Adaptor 5V 2,5A dan hubungkan ke stop kontak listrik. Pastikan lampu led Raspberry Pi yang berwarna merah menyala. Apabila lampu yang menyala adalah yang merah dan yang hijau, itu tandanya OS tidak terinstall dengan baik. Normalnya, lampu merah menyala diikuti sesekali lampu hijau menyala lantas lampu hijau padam.

Nah, dhcp servernya mana??  :amazed:

Okee dahh… berarti kta harus buat dhcp server terlebih dahulu. Kita pakai mikrotik aja :D. Langkah-Langkah Pembuatan DHCP Server di Mikrotik dapat memandu kita untuk membuatknya. Intinya, kita hubungkan 1 port ethernet yang di mikrotik ke port ethernet di alarmpi (sebelumnya raspberry pi).

 

Setelah itu masuk ke mikrotik config melalui web atau menggunakan winbox. Set ip addres interface yang terhubung ke alarmpi kemudian set dhcp server pada port tersebut. Setelah itu, port alarmpi secara otomatis menjadi dhcp clientnya. Kalau langkah di atas dilakukan dengan benar, alamrpi seharusnya sudah memiliki alamat ip atau ip address. Untuk mengetahui alamat ip pada alarmpi, cukup buka dhcp server pada mikrotik confignya lantas piliha menu/tab lease. Cari alamat ip yang memiliki nama host alarmpi. Itulah alamat ip si alarmpi yang akan kita remote.

Alamat IP alarmpi pada dhcp server lease mikrotik config

Asumsi alamat ip nya adalah 192.168.88.3 berarti kita sudah punya beberapa informasi yang diperlukan nanti untuk meremote alamrpi. Komputer remote diasumsikan menggunkaan Windows OS. Selanjutnya download aplikasi bernama putty.exe. Aplikasi tersebut diinstall di komputer yang akan digunakan untuk meremote alarmpi (komputer remote).

Komputer remote itu apa lagi???  :(

Komputer remote adalah komputer yang akan mengakses alarmpi (remote user). Dalam kasus ini, komputer remote terhubung ke mikrotik yang sama dengan alarmpi dengan alamat jaringan yang berbeda artinya alarmpi dan komputer remote berada pada satu region yang sama (tidak dipisahkan oleh ip publik yang berbeda, apabila terdapat ip publik). Topologinya adalah sebagai berikut.

Topologi remote alarmpi

Setelah putty terinstal, saatnya menjalankan putty dan mengisikan alamat ip alarmpi. Setelah itu tekan tombol connect maka akan muncul jendela baru. Pada jendela tersebut masukkan username root dan password root. Jika suda berhasil, maka saat itulah kita sudah berhasil melakukan remote ke alarmpi menggunakan SSH dan berhasil juga masuk ke jeroannya si alarmpi.

Jika kita menggunakan linux atau macintosh sebagai komputer remotenya, maka kita tidak perlu menggunakan putty lagi sebagai aplikasi remotenya. Cukup menggunakan terminal. Berikut akan dicontohkan penggunakan terminal pada macintosh OS. Buka Launchpad > Other > Terminal. Setelah jendela terminal terbuka, ketikkan
ssh root@192.168.88.3
lalu masukkan passwordnya yaitu root, setelah itu tekan enter. Jika muncul pesan ketikkan yes sampai muncul tulisan [root@alarmpi: ~]#. Ketika itu, kita sudah berhasil meremote alarmpi menggunakan SSH.

SSH dari Mac Terminal

SSH dari Mac Terminal

Lantas setelah berhasil masuk, apa yang akan kita lakukan?  :matabelo:

Wahh, banyakk broo… :D kita sudah dapat bereksperimen dengan si alarmpi ini. Mulai dari menambahkan user, mengganti password user, mengganti nama host, update package, sinkronisasi package sampai Membangun Web Server, Konfigurasi DNS, Membangun Access Point, Membuat File Hosting, Konfigurasi Router daaan lain sebagainya…. yang tentunya terkait praktik pembelajaran jaringan. Keren ya, dengan benda seukuran KTP ini kita dapat membuat banyak hal… Next tunggu postingan berikutnya ya… Salam.

:beer: